Selasa, 26 Januari 2016

Kode Etik Pecinta Alam Indonesia


  1. Pecinta Alam Indonesia sadar sepenuhnya bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Pecinta Alam Indonesia juga sadar bahwa dirinya merupakan bagian dari masyarakat indonesia yang memiliki tanggung jawab terhadap alam, bangsa dan tanah air.
  3. Pecinta Alam Indonesia juga sadar bahwa segenap pencinta alam adalah saudara sebagai makhluk yang mencintai alam sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

Senin, 25 Januari 2016

Tracking

Berjalan Yang Baik Dalam Pendakian

Berjalan adalah suatu kebiasaan yang dilakukan sehari-hari dari kecil hingga dewasa, maka dari itu hal ini harus diperhatikan oleh setiap orang yang akan melakukan pendakian. Karena kaki adalah elemen utama dalam pelaksanaannya dan banyak sekali musibah yang terjadi karena kelalaian seorang pendaki untuk belajar dan memperhatikan bagaimana cara berjalan yang baik, cara berjalan yang salah dapat mengakibatkan cepat lelah dll.  Dan bisa-bisa dapat menimbulkan korban jiwa seperti tersiar kabar baru-baru ini, oleh karena itu disini kita akan membahas bagaimana cara tracking / berjalan yang baik saat kita membawa beban yang berat saat pendakian.
1.      Usahakan berjalan dengan badan lurus untuk menyeimbangkan badan atas dan bawah.
2.      Pusatkan beban di area pinggang, bukan pundak.
3.      Selalu bertumpu pada tumit saat kaki mendarat, kaki harus sedikit membengkok dengan santai, tidak boleh lurus, dan jatuh sejajar dengan badan.
4.      Gunakan 5 jari untuk mencengkram pijakan dan tidak terburu-buru.
5.      Tangan tetap disamping. ( tidak berada didepan badan / pundak ) menggunakan trecking pole yang ditempatkan disamping badan, bila berada diturunan panjangkan jangkauannya.
6.      Saat berjalan di tanjakan bersandar kedepan sesuai sudut kemiringan medan tetapi tidak membungkuk.


Dan jangan lupa memakai kaos kaki, memilih sepatu dengan bantalan tumit yang empuk dan ringan sesuai trek yang ditempuh, agar dapat terhindar dari jamur dan luka. Hal yang harus dihindari :
1.      Jangan mengambil jarak langkah kaki yang terlalu lebar. ( menguras energi )
2.      Hindari juga kebiasaan memutar engkel kaki, saat berjalan untuk menyesuaikan medan, justru itu akan berakibat fatal.


Minggu, 17 Januari 2016

Selangkah Lebih Dekat...

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Lestari...! Lestari

        Hai para sobat pecinta alam dimana pun kamu berada, pasti udah ngga asing lagi dengan salam diatas yang mempunyai makna mendalam bagi siapapun yang mensyukuri nikmat Allah SWT dan merupakan ciri khas tersendiri bagi kita semua para "Pecinta, Pelindung, dan Pelestari Alam." Hhm.. tapi terkadang kalau orang denger yang namanya pecinta alam pasti mikirnya "Cuma orang-orang yang kerjaannya main-main kesana kemari, naik turun gunung." Eits.. jangan salah disini walaupun kita cuma main-main ada juga teori dalam bertahan hidup di kerasnya kehidupan alam bebas dan sekaligus praktek. Karena ilmu tidak sebatas dipelajari dibangku sekolah saja, dimanapun kita berada sesungguhnya kita dapat memetik sebuah ilmu dari setiap hikmah peristiwa. Oleh karena itu kita dapat selangkah lebih dekat dengan yang mahakuasa, dengan cara bersyukur atas segala yang telah diciptakan.

        Hadeh kok malah ngelantur kemana-mana sih, hehe. Yaudah langsung aja pastinya kalian juga tergabung di sebuah komunitas / perkumpulan kan ? Nah kebetulan aku tergabung di Ekstrakulikuler SISPALA ALAP-ALAP MAN 3 Kediri dan Komunitas Pecinta Alam Ozon, tapi sebenarnya udah purna karena udah kelas 12. Oh ya sampai lupa nama aku Naufal Taqy Tiakandy, lahir di Kediri, 09 September 1997, Jurusan IPS 1, dan dikomunitas ini selaku CO. Rock Climbing aku menggeluti bidang Panjat Dinding hingga sekarang.





        Disni aku akan berbagi sedikit info-info seputar pecinta alam dan tempat-tempat yang luar biasa yang dapat kita kunjungi. Jadi jangan lewatkan setiap momennya.

Terimakasih

                                        Wassalamualaikum Wr.Wb.